Sunday, May 2, 2021

My "New Me"

 Akhir-akhir ini, aku mulai bisa merasakan nyamannya kesendirian. Ternyata, tidak se-menyedihkan itu.

Awalnya, aku sering merasakan sedih, sepi, dan takut akan kesendirian. Mengingat aku tinggal di Australia hampir genap dua tahun, jauh dari semua orang terdekatku selama di Indonesia.

Tidak jarang aku menangis setiap malam, meratapi betapa membosankannya hidup sendirian. Seperti terisolasi di negeri orang. Menjadi minoritas yang minim kapasitas. Padahal, hidup di Australia itu idaman banyak orang. Hanya saja, aku pikir, uang, gaya hidup sehat, rumah yang nyaman, dan alam yang indah, tidak menjamin aku bahagia jika tidak bersama orang yang tercinta.

Aku tidak pernah dalam posisi ini sebelumnya. Aku terbiasa dengan riuh piuh sosial, kebersamaan, kerumunan, komunitas, dan lain sebagainya. Mengingat aku adalah seorang jiwa sosial yang selalu haus untuk berkenalan dengan hal dan orang yang baru. Bersosial adalah makananku sehari-hari agar aku berenergi. Maka tidak wajar jika aku sangat terpukul saat diberi kondisi sebaliknya dari apa yang menjadi "kebiasaan" dan sudah menjadi "karakter" ku pada saat itu. Mungkin dari sinilah, I got my "New Me".


No comments

Post a Comment

© The Truth of Feeling
Maira Gall