Kepergian,
adalah kontradiksi dari sebuah kehilangan, kesepian, atau kesunyian. Jika sesuatu pergi, ada saja yang membuat rasa tak jadi berarti. Baik atau buruknya tujuan dari suatu kepergian, tak menjadi jaminan ia lalui dengan perasaan. Bisa saja, kepergian itu adalah sebuah keyakinan, keikhlasan, atau kesakitan. Tak ada yang bisa menebaknya.
Kepergian dalam keyakinan, bisa saja percaya bahwa bisa dilakukan walau kepergian itu datang. Keikhlasan dalam kepergian, memberikan sepenuhnya hati dan pikiran dalam perjalanan panjang yang penuh perjuangan. Kesakitan dalam kepergian, bukan semata-mata karena hasil yang dicapai, tapi sebuah proses naik dan turunnya ritme perjuangan yang telah dilakukan bersama, lebih dari sebuah persahabatan atau cinta. Lebih dari sebuah definisi kebersamaan.
Kepergian bukan hanya tentang melihat jalan elok di depan sana, tapi pergi juga adalah tentang bagaimana melalui jejak langkah yang ditinggalkan. Kepergian itu hilang, tapi tidak dengan jejak langkahnya.
Kepergian ini, bukan tentang apa yang ditinggalkan, tapi siapa yang ditinggalkan, dan alasan mengapa meninggalkan.
No comments
Post a Comment